Laman

Sabtu, 22 Oktober 2011

jelang derbi MU Vs M. City


 PILIHAN MANCINI UNTUK MENGHADAPI UNITED
Roberto Mancini bisa menurunkan formula dengan dua penyerang

Bos Manchester City, Roberto Mancini, menghadapi dilema menjelang pertandingan derby Manchester, yang disebut-sebut sebagai pertandingan Liga Primer musim ini.

Apakah dia akan menurunkan dua penyerang dalam pertandingan Minggu 23 Oktober?

Formula itu berhasil untuk menghadapi tim-tim yang lebih lemah di Liga Primer dan tampaknya akan bisa membuka pertahanan Manchester United, yang sejauh ini lebih banyak menghadapi tendangan lawan yang mencapai sasaran gawang.

Pilihan lain adalah formasi yang diturunkan ketika mengalahkan Manchester United di semi final Piala FA musim lalu. Ketika itu Yaya Toure beroperasi di belakang penyerang tunggal, Mario Balotelli.

Masih ada lagi pilihan untuk turun dengan pendekatan konservatif sekedar mendapatkan hasil seri, yang akan menempatkan City tetap berada di peringkat pertama sementara Liga Primer.

Formula Villareal

Sejauh ini tantangan terbesar City adalah di Liga Champions, antara kemenangan tipis di menit-menit terakhir melawan Villareal dan kekalahan dari Bayern Munich, bulan lalu.

Dalam pertandingan babak pertama melawan Villareal, Mancini menarik pemain sayap Adam Johnson untuk menambah kekuatan di lapangan tengah dengan menurunkan Gareth Barry guna berpasangan dengan Nigel de Jong, yang bergerak di belakang Yaya Toure.

Namun gol baru tercipta pada menit-menit terakhir lewat Sergio Aguero yang menggantikan Nigel de Jong.

Dalam pertandingan menghadapi United, City sebenarnya tidak harus menang.

Dengan kekuatan serangan United namun barisan pertahanan yang lebih rapuh dibanding musim lalu, Mancini bisa saja menggunakan taktik saat melawan Villareal: mengetatkan barisan sebelum melepas serangan.

Apalagi ketika dikalahkan Bayern Munich, De Jong tidak diturunkan sementara empat pemain depan -Sergio Aguero, Edin Dzeko, David Silva, dan Samir Nasri- justru membuat barisan pertahanannya terbuka.

Masalah United

Roberto Mancini agaknya mampu untuk meniru kehandalan Alex Ferguson

Apapun kelak pilihan Mancini, masalah di barisan belakang United jelas tidak lepas dari perhatiannya.

Kiper United, David de Gea, merupakan kiper yang paling banyak menyelamatkan gawangnya di Liga Primer sepanjang musim in.

Agaknya Alex Ferguson masih kesulitan menemukan pengganti Gary Neville sedangkan Rio Ferdinand masih dibayang-bayangi cedera.

Bagaimanapun United masih bisa menggunakan tempo permainan Wayne Rooney dan Nani untuk membongkar pertahanan City.

Serangan keduanya mungkin membuat Mancini harus mampu menjaga keseimbangan timnya dalam pertandingan derby Manchester.

Saat melawan Villareal, dia kembali memperlihatkan keberanian untuk mengubah taktik jika tidak berjalan sesuai rencana, dan gol menjelang pertandingan usai memperlihatkan bahwa Mancini mampu untuk meniru kehandalan Alex Ferguson.

(sumber: detik sport)

0 komentar:

Posting Komentar

[code]